Mulai Bisnis Properti

TaKKAN PERNAH TELAT

Bisnis Properti

Bisnis properti mencakup berbagai  banyak bidang. Dari broker, legal hingga developer.

Kenapa Memilih Bisnis Properti ?

Lokasi, lokasi dan lokasi. Mungkin anda sering dengar ungkapan ini ? ungkapan  yang  jadi ciri khas bisnis properti. Bisnis yang memang banyak digemari, dari tua sampai remaja muda usia. Dari mahasiswa sampai yang tanpa diploma. Dari pengusaha sampai tukang siomay pun ada. Tidak pandang bulu, begitu menariknya bisnis properti ini, bahkan dimata orang awam sekalipun.

Lalu apa sebenarnya alasan orang terjun ke bisnis properti ? Berikut beberapa pertimbangan kenapa bisnis properti yang harus anda dipilih :

1.Tanah tak dibuat lagi. Dari dulu luas bumi segini saja. tidak akan bertambah lagi,  Sedangkan orang yang hidup diatasnya akan terus tumbuh semakin banyak. Ini jelas perlu tempat tinggal. Sesuai hukum ekonomi, jikalau permintaan naik dan persediaan berkurang, yang akan terjadi harga naik. Dan pada akhirnya keuntungan berliipat yang didapat. Ayo, siapa yang tidak terpikat ?

2.Harga terus naik. Sesuai alasan diatas, harga terus naik, ini berlaku terutama untuk tanah. Coba lihat sekarang harga tanah di sekitar lokasi elit Jakarta. Seperti kawasan Tamrin dan Sudirman. Konon sekarang harganya sudah sampai Rp.100juta / m2. Berapa harga tanah ini dulu setelah jaman kemerdekaan ? Pasti lebih murah dari harga sekarang :)

3.Kebutuhan Primer. Papan (rumah) merupakan salah satu kebutuhan utama manusia selain pangan dan sandang. Semua orang butuh itu. Mau sewa, kontrak sampai beli sendiri. Kalau orang butuh segala cara akan dilakukan.

4.Bisa mulai tanpa punya (banyak) uang. Anda bisa datang ke bank terus bilang. Mba, saya mau beli rumah harganya Rp100 juta. tapi saya baru punya uang Rp.40 juta. Bagaimana kira-kira, apakah si mba mau membantu anda ?
Ini tentu akan tergantung, dari penampilan anda dan amal ibadah anda :D. Tapi coba pakai situasi lain, anda mau invetasi saham terus bilang ke bank, mau “ngutang” dulu untuk beli saham itu, saham ini tokcer tiada duanya, pasti untung berlipat, duit akan saya kembalikan berlipat dan beranak.  apakah anda akan ditanggapi ?

5.Sebagai jaminan. Masih nyambung dengan yang diatas. Rumah, ruko bisa anda jaminkan untuk keperluan mendadak. Bila butuh uang untuk modal misalnya. Anda bisa lari ke bank, ke badan perkreditan pinjam uang dengan jaminan properti.

6.Kontrol ada ditangan. Contoh dengan saham lagi. Anda tidak bisa tentukan harga saham. naik turunnya harga saham sangat dipengaruhi oleh pasar. Jadi anda tidak bisa bergantung padanya. Harga bisa terjun bebas hanya dalam hitungan hari, jam bahkan menit. ngeri !

7.Properti itu sahabat bank. Teman terbaik malahan. cukup bawa sertifikat anda ke bank. anda mau apa saja pasti dituruti sama pihak bank. Atau malah mau bangun properti ? pasti ayo aja. Dan properti adalah satu dari sedikit barang yang bisa dibeli kredit dengan jaminan barang itu sendiri. ajaib bukan ?

8.Mendapat untung saat membeli. Karena harga pasarnya ketahuan. sangat gampang menentukan keuntungan bahkan saat belum transaksi sekalipun. Contoh : harga rumah di sebuah kompleks perumahan adalah Rp500 juta. Karena si pemilik sedang butuh duit cepat., Dia jual dengan cepat itu rumah, asal laku, asal ada duit ditangan. Bisa jadi  harganya cuma Rp400 juta. Bagi pembeli yang jeli, keuntungan sudah terlihat didepan mata